RSS

Senyuman aura hatimu

Oleh : Ali wafa musfikin

Setelah sekian lama aku melihatmu . . . . .
Melihat dari kejauhan indahnya senyummu . . . .
Pagi ini aku melihat senyummu . . . . .
Senyummu yang sudah mengusik ketenangan hatiku . . . .
Senyuman yang bersumber dari hati yang indah . . . . .
Senyuman dari bibir yang mungil . . . . .
Senyuman yang disertai lesung pipih yang indah pula . . . .
Kau menyapaku meskipun bukan dengan kata-kata yang masuk ke telinga . . . .
Tapi kau menyapaku dengan senyummu yang kudengar dalam relung hatiku . . . . 🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2012 in catatan Q

 

Tag:

Hati ini harus kuganti

Oleh : Ali wafa musfikin

telah lama hati ini bersemayam dalam labirin senja . . . .
Ingin sesaat saja ku berganti dalam bayangan malam . . . .
Namun semua itu hanya akan menghilangkan semua yang telah ku lalui . . . . .
Hati ini telah usang dalam peraduan jiwa . . . .
Namun hati ini tetaplah hati yang kumiliki . . . .
Ingin rasanya ku mengganti hati ini . . . . .
Agar menjadi hati yang terang kembali seperti tetesan embun pagi . . . . . .

Hatiku menempati dimensi jiwa yang telah tertindas . . . . .
Tertindas akan nafsu yang kian membara . . . . .
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2012 in catatan Q, puisi

 

Tag:

Bunga

Oleh : Ali wafa musfikin

Bunga di Rumahku

bunga . . . .
Telah lama aku menunggumu . . . . .
Menunggu akan kehadiranmu . . . . .
Setiap pagi kupandangi akan kehadiranmu . . . . .
Namun setelah kau mulai bersemi . . . . .
Setelah kelopakmu kian mekar dan mewangi . . . . .
Kau telah hilang dari pandanganku . . . . .
Kau hilang tinggal kenangan . . . . .

Kenangan indah bersamamu . . .
Saat ku cium dirimu . . .
Saat ku merasakan wangi yang merasuk dalam kalbuku . . .
Bunga selamat jalan . . . .
Aku kan merindukanmu . . .
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2012 in catatan Q, puisi